TOP Coffee Hadir dan Mendukung Penuh Ajang Bergengsi Lomba Perancang Mode (LPM) 2017

Dunia fashion Indonesia kian berkembang dari waktu ke waktu. Hal itu ditandai dengan munculnya style-style baru dan lahirnya desainer-desainer  muda bertalenta.  Salah satu contohnya “Urban Style”, yaitu fashion yang identik dengan gaya hidup anak muda di perkotaan yang dinamis dan modern.

Nah, untuk mengakomodasi kreativitas anak muda dalam dunia fashion tersebut, Top Coffee, sebagai  kopinya orang Indonesia turut mendukung  diselenggarakannya Lomba Perancang Mode (LPM) 2017 dan ajang Jakarta Fashion Week (JFW) 2018 Agustus mendatang.

Ajang LPM cukup besar berperan aktif dalam industri mode tanah air karena telah terbukti menjadi wadah pencetak perancang busana sukses. Nama-nama Samuel Wattimena, Chossy Latu, Itang Yunasz, Edward Hutabarat, Carmanita, Ferry Soenarto, Denny Wirawan, Musa Widiatmodjo, Stephanus Hamy, Widhi Budimulia, hingga generasi terbaru, seperti Sally Koeswanto, Billy Tjong, Danny Satriadi, dan Priyo Octaviano adalah alumni-alumni LPM.

LPM 2017 ini sendiri bertema “Urban Identity” yang mengeksplorasi busana ready to wear untuk gaya hidup urban yang dipadukan  dengan wastra dan budaya lokal. Dalam lomba yang sudah diselenggarakan sejak tahu 1979 ini, TOP Coffee akan mengadakan Kompetisi #OnlineFashionRetail untuk para desainer muda bertalenta yang sudah punya online store.

Mekanisme Kompetisi #OnlineFashionRetail mudah. Peserta tinggal mendaftarkan online store yang dimiliki lengkap dengan profilnya. Nantinya 3 finalis dengan bisnis online terbaik akan mendapat slot fashion show khusus di Atrium Senayan City pada JFW 2018 dan satu buah booth di Fashion Link lantai 8, Senayan City pada JFW 2018.

Untuk informasi lebih lanjut, ikuti time line Facebook fans Page Top Kopi di sini atau follow Instagram @Topcoffeeid