Sajian Kopi Khas Indonesia yang Tidak Ada di Negara Lain

Setiap negara punya ciri khas kopinya masing-masing. Italia misalnya, mempunyai espresso yang jadi ciri khasnya. Ada juga racikan khas Brasil yakni cafezhino, racikan kopi bersuhu sangat panas, beraroma kuat, dengan taburan gula yang banyak.

Bagaimana dengan Indonesia? Eiiit, jangan salah, Indonesia juga punya banyak kopi khas, Top Lovers. Penasaran? Ayo cek sama-sama apa saja kopi-kopi khas Indonesia yang mungkin tak akan kamu temukan di negara mana pun.

Kopi Tubruk

Sajian Kopi Khas Indonesia yang Tidak Ada di Negara Lain
Sumber gambar: pinkkorset.com

Kopi tubruk bisa dianggap “kopi Indonesia banget”. Di setiap aktivitas orang Indonesia kopi tubruk sangat sering disajikan, mulai dari acara keluarga, bersantai, hingga di tempat kerja. Penyajian kopi tubruk sangat mudah dan sederhana: kopi bubuk yang sudah digiling halus atau medium lalu disiram dengan air panas mendidih. Beberapa orang gemar mengaduk lalu mendiamkannya sebentar agar ampasnya tenggelam ke dasar cangkir. Kopi tubruk biasanya ditemani pisang goreng sebagai cemilan.

Untuk sensasi ngopi yang lebih nikmat, baca artikel Tips-Tips Minum Kopi Agar Lebih Nikmat dan Mantap

Kopi Jos

Sajian Kopi Khas Indonesia yang Tidak Ada di Negara Lain
Sumber gambar: @briandsumito

Dari seluruh negara di dunia, mungkin hanya di Indonesia ada penyajian kopi yang dicampur arang panas. Ya Kopi Jos yang berasal dari Yogyakarta. Meski terdengar sedikit ekstrem, tapi saat disantap Kopi Jos ternyata aman dan nikmat. Arang panas tidak berbahaya karena segera larut ke dalam kopi. Justru arang inilah yang memberikan sensasi berbeda: kopi kian pekat bercampur aroma khas arang. Konon Kopi Jos pun memiliki banyak kasiat, antara lain menghilangkan kembung, mules, dan badan lemas.

Mau tahu tradisi-tradisi ngopi khas salah satu daerah di Indonesia? Baca artikel  Tradisi Ngopi Ala Sumatera

Kopi Klotok

Kopi Klotok adalah kopi dengan penyajian khas, yaitu kopi bubuk dimasak dalam panci panas tanpa air. Setelah beraroma sedikit gosong barulah disiram air hingga mendidih. Dari proses tersebut munculah nama klotok yang berasal dari bahasa Jawa “nglotok” atau mengelupas. Proses mengelupasnya kopi adalah saat air disiramkan ke panci yang lengket dengan kopi yang dimasak tanpa air tadi. Dari sisi cita rasa Kopi Klotok terasa pahit dan pekat. Kalau tak suka pahit bisa ditambahkan gula atau susu untuk menetralkan rasa. Kopi Klotok berasal dari daerah Pakem, Yogyakarta.

Penyajian kopi yang unik dari daerah lain di Indonesia bisa juga kamu baca di artikel Kopi Kawa Daun, Keunikan Tradisi Ngopi Masyarakat Minang

Nah, mau mencoba yang mana dulu nih di antara tiga kopi khas Indonesia di atas, Top Lovers?