Mengenal Arabica, Eksotisme Dalam Secangkir Kopi

Nama Arabica diambil dari daerah asal tanaman ini, yaitu dataran tinggi di daerah Arab, tepatnya barat daya Ethiopia, tenggara Sudan, Yaman, dan Kenya. Tanaman kopi arabica banyak tumbuh di negara beriklim tropis dan subtropis seperti Brazil, Kolombia, Mexico, dan Indonesia.

Arabica berbunga setelah musim hujan dan termasuk tanaman yang membutuhkan perawatan seksama dikarenakan rentan terhadap penyakit. Untuk dapat tumbuh subur, tanaman ini membutuhkan suhu dan kelembaban tertentu. Tanahnya pun harus yang kaya unsur organik. Rumitnya pembudidayaan dan pemeliharaan arabica menjadikan kopi ini dihargai lebih tinggi dari jenis kopi lainnya. Namun demikian, lebih dari 65% perdagangan kopi dunia di dominasi oleh jenis arabika. 

Walaupun Brazil tercatat sebagai produsen kopi arabica terbesar di dunia, Indonesia tidak perlu kecil hati. Kopi arabica yang berasal dari daerah Kalosi, Toraja ternyata termasuk salah satu kopi berkualitas terbaik di dunia. Selain itu juga masih ada kopi Java Arabica yang berasal dari daerah pegunungan Ijen, Jawa tengah yang sudah sangat dikenal oleh para pencinta kopi dunia.

TOP Coffee adalah perpaduan sempurna arabica dan robusta. Selanjutnya, kita akan membahas robusta, pemberi sensasi khas nan alami penuh dalam secangkir kopi.