Mari Mengenal Mocca!

Pada abad 15-18 Masehi, sebuah kota di Yaman, Timur Tengah menjadi pusat pengekspor kopi dunia. Kopi yang diperdagangkan berasal dari jenis arabika dan memiliki cita rasa yang khas. Kota itu bernama Al-Makha. Sedangkan kopi yang berasal dari kota ini dikenal dengan nama Kopi Makha. Inilah asal-usul istilah Mocha atau Mocca.

Kopi makha merupakan varian kopi tertua di dunia. Sebelum ditemukannya varietas kopi lain - seperti misalnya, robusta - kopi makha merupakan komoditas ekspor yang sangat berharga, langka, dan mahal. Lambat laun, popularitas dan fungsi Al-Makha sebagai daerah pengekspor kopi nomor satu di dunia pun menghilang.

Saat ini istilah mocca tidak lagi mengacu pada varietas kopi tertentu melainkan pada suatu varian racikan minuman yang memadukan kopi hitam (espresso), coklat, dan susu. Kopi mocca umumnya disajikan dengan topping whipped cream. 

Walaupun bahan pembuatnya sama, namun cita rasa kopi mocca bisa berbeda-beda satu dengan lainnya. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti komposisi atau perbandingan antara kopi, coklat, dan susu, kualitas biji kopi, serta proses peracikan.

Kamu juga bisa bereksperimen dengan meracik kopi mocca sendiri, lho. Mula-mula kamu harus membuat espresso (kopi hitam) menggunakan alat bernama moka pot. Lalu campur espresso buatanmu dengan coklat dan susu dengan takaran sesuai selera. 

Jika kamu mau menikmati kopi mocca yang enak dengan cara yang jauh lebih praktis, just grab a sachet of TOP Coffee Mocca, lalu seduh dengan air panas. Tinggal sruput dan... enjoy!