Kamu Harus Tahu Ini Dia 3 Alasan Kenapa Kopi Indonesia Mendunia

Indonesia termasuk ke dalam 10 besar penghasil kopi terbesar di dunia, Top Lovers. Tepatnya berada di posisi 4 di bawah Brasil, Vietnam, dan Kolombia. Menurut Kementerian Perindustrian, Indonesia menghasilkan produksi kopi rata-rata sebesar 685 ribu ton per tahun atau 8,9 persen dari produksi kopi dunia (Kompas, 24 Juni 2016)

Tapi kamu harus tahu, selain dari sisi kuantitas produksi, ternyata mendunianya kopi Indonesia juga tak bisa dilepaskan dari 3 faktor berikut:

Keunikan Cita Rasa

Kamu Harus Tahu Ini Dia 3 Alasan Kenapa Kopi Indonesia Mendunia

Sejak zaman dulu Indonesia dikenal sebagai pusat rempat-rempah. Pedagang dari seluruh dunia ramai datang ke Indonesia untuk mencari lada, teh, cengkih, dan sebagainya. Uniknya aroma rempah ini menular ke rasa kopi, Kopi Sumatera misalnya. Kopi Sumatera memiliki tekstur halus dan berbau tajam seperti rempah. Inilah yang menyebabkan kopi Sumatera menjadi salah satu kopi paling laris di dunia.

Selain aroma rempah dalam kopi Sumatera, kopi dengan cita rasa unik lainnya adalah Kopi Luwak. Kopi ini bisa dianggap salah satu primadona kopi Indonesia di dunia. Rasa kopi yang telah melewati proses pencernaan hewan Luwak, mengalami fermentasi alami di dalamnya dan diracik dengan keterampilan tangan manusia menghasilkan rasa yang unik: tidak terlalu pahit dengan aroma tanah yang cukup tajam. Hmmmmm berani coba?

Tradisi Ngopi dan Lahirnya Kreativitas

Kamu Harus Tahu Ini Dia 3 Alasan Kenapa Kopi Indonesia Mendunia

Festival kopi berkontribusi untuk mengenalkan Kopi Indonesia ke dunia internasional.
Sumber gambar: Republika

Tradisi ngopi masyarakat Indonesia yang melekat, bisa dilihat dari keseharian orang Indonesia yang tak bisa lepas dari kopi. Saat hang out, kongkow, di rumah, meeting, bahkan di acara-acara seminar dan workshop begitu mudah ditemukan orang Indonesia ngopi. Bahkan, ungkapan ngopi-ngopi sudah menjadi pertanyaan wajib saat hendak mengajak teman, kolega, atau keluarga untuk ‘janjian’ bertemu.

Ternyata, tradisi masyarakat Indonesia itu telah mendorong individu-individu kreatif mengharumkan nama Kopi Indonesia di dunia. Sebagai contoh, Ayi Sutedja, petani kopi asal Gunung Puntang yang jadi juara di ajang internasional dan Yusianto, pencicip kopi Indonesia bersertifikat Internasional. Jangan lupakan juga, tradisi ngopi juga melahirkan racikan kopi tradisional nan unik dari masyarakat Indonesia, antara lain Kopi Tubruk, Kopi Klotok, Kopi Joss, hingga Kopi Sanger yang diminati wisatawan.

Kekayaan Sejarah

Kamu Harus Tahu Ini Dia 3 Alasan Kenapa Kopi Indonesia Mendunia

Konon di café-café Eropa pada abad dan 19, dikenal sebuah minuman yang saking terkenal dan enaknya disebut a cup of java, Secangkir Jawa. Ternyata sebutan ini merujuk ke minuman kopi Arabika dari Jawa yang telah dibudidayakan sejak abad ke 18. Meskipun saat itu, kopi Indonesia sudah dibudidayakan di Sumatera dan Sulawesi, kata “java” kadung melekat untuk menyebut kopi berkualitas tinggi dari Indonesia.

Tapi sekitar awal abad ke-20 kejayaan “java coffee” mulai meredup karena banyak tanaman yang terkena ‘penyakit karat daun’ dan mati. Sisi positif dari hal ini, petani-petani kopi di daerah lain berjuang untuk mengembalikan kejayaan Kopi Indonesia. Usaha ini terbilang berhasil sehingga saat ini kita mengenal kopi-kopi premium Indonesia yang mendunia seperti Kopi Gayo (Aceh) Kopi Kintamani (Bali), Kopi Toraja (Sulawesi), dan Kopi Luwak (Lampung). Bahkan yang disebut terakhir termasuk sebagai salah satu kopi termahal dunia. 

Karena itu, tidaklah mengherankan bahwa saat menikmati Kopi Indonesia, selain kenikmatan yang didapat juga terkandung nilai romantis di dalamnya, tentang perjuangan para petani dan pihak berjasa lainnya yang berkontribusi dalam membuat kopi Indonesia mendunia. Inspiratif dan membangggakan bukan, Top Lovers?

Jadi tetap bangga dengan Kopi Indonesia dan selalu ngopi bareng Top Coffee, Kopinya Orang Indonesia ya Top Lovers.