Hubungan Kopi dan Kesehatan Jantung

Sedari dulu, hubungan antara kopi dengan jantung sering menjadi bahan perdebatan. Kafein yang terkandung dalam kopi memang dapat menimbulkan efek meningkatnya detak jantung. Akibatnya, banyak peminum kopi bertanya-tanya bagaimana sebenarnya efek kopi bagi kesehatan jantung. Baikkah atau malah sebaliknya?

Menurunkan Resiko Penyumbatan Arteri

Awal tahun ini, sebuah tim peneliti di Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health di AS mempublikasikan hasil penelitian mereka yang diadakan untuk menyelidiki manfaat kopi bagi kesehatan jantung.

Tim peneliti mengumpulkan data dari 25 ribu pria dan wanita bertubuh sehat yang terbagi menjadi dua kelompok: mereka yang meminum kopi secara teratur dan mereka yang tidak minum kopi. Dari berbagai variabel yang diteliti, mereka menemukan bahwa pada orang sehat yang minum kopi, tingkat penumpukan kalsium pada arteri jantung cenderung lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak minum kopi sama sekali.

Menurunkan Resiko Gagal jantung

Hasil penelitian lain yang dilakukan oleh Beth Israel Deaconess Medical Center (BIDMC) menunjukkan bahwa orang yang minum kopi secukupnya memiliki resiko terkena gagal jantung yang lebih rendah, yaitu sekitar 11 persen, dibandingkan dengan mereka yang tidak minum kopi. Manfaat kopi dalam memperkecil resiko terjadinya gagal jantung diduga berhubungan dengan kemampuan kopi dalam menurunkan resiko diabetes.

Yang Perlu Diperhatikan

Sekalipun menunjukkan manfaat positif, kopi tetap tidak baik bila dikonsumsi secara berlebihan. Kedua penelitian di atas agak berbeda dalam menyatakan berapa takaran ideal untuk menikmati manfaat kopi secara efektif. Para peneliti dari John Hopkins berkata 3-5 cangkir sehari adalah jumlah yang paling pas. Sedangkan peneliti dari BIDMC menyarankan untuk minum kopi tidak lebih dari 3 cangkir sehari.

Namun kedua tim sepakat bahwa semakin teratur mengkonsumsi kopi dan semakin murni kopi yang diminum, maka semakin efektif pula manfaat yang didapat.