4 Jenis Roasting yang Menentukan Karakter Kopi

Nikmatnya kopi tidak bisa lepas dari jasa tangan-tangan terampil yang menanam dan meraciknya. Melewati proses yang cukup panjang untuk bisa sampai ke para pecinta kopi sepertimu, Top Lovers.

Nah, salah satu tahap penting dalam pengolahan kopi adalah roasting. Kalau kata tersebut diterjemahkan ke Bahasa Indonesia, artinya kira-kira “proses penyangraian.” Tapi tidak semata-mata penyangraian, sebab, proses ini punya tingkatan atau jenis yang berbeda-beda. Uniknya, jenis-jenis roasting ternyata memengaruhi karakter dan rasa kopi. Pengen tahu apa aja? Simak, yuk.

Light Roast

Suhu yang digunakan untuk tahap light roast berkisar antara 180-205 derajat Celcius. Hasil sangrai ini adalah kopi berwarna coklat cerah dengan kandungan asam yang tinggi. Selain itu, tidak terdapat minyak pada biji kopi karena proses roast yang tidak terlalu lama, sehingga citarasa original kopi tetap terjaga. Metode seduh yang cocok untuk level ini adalah pour-over, tubruk, dan French-press.

Medium Roast

Dalam proses ini, green bean atau biji kopi hijau disangrai pada suhi 210-210 derajat Celsius. Hasilnya, kadar kafein menurun dengan biji kopi yang lebih gelap (coklat tua) tapi tidak berminyak. Keseimbangan rasa, aroma, dan keasaman pun terjaga, yang membuat medium roast banyak lebih banyak dilakukan dibanding proses sangrai lainnya.  Metode seduh yang cocok adalah french-press, caranya dengan memasukkan kopi ke dalam french-press pot lalu menuangkan air panas dan didiamkan selama 4 menit.

Medium-Dark Roast

Proses ini kadang disamakan dengan dark roast, di mana cita rasa original dan keasaman mulai menghilang serta kadar kafein menurun. Hasilnya, biji kopi coklat tua dan kopi lebih berminyak.  Suhu yang tepat untuk medium-dark adalah 225 derajat Celcius atau 437 derajat Fahrenhiet. Cocok untuk kopi espresso, baik diseduh dengan mokapot maupun mesin espresso.

Dark Roast

Tidak jauh beda dengan medium-dark roast. Hal yang paling membedakan adalah suhu yang digunakan lebih tinggi, yaitu 240-250 derajat Celcius. Hasilnya, kopi berwarna hitam yang sangat pahit dan telah kehilangan citarasa original. Karena medium-dark roast dan dark roast mirip, maka metode seduhnya juga hampir sama, yaitu dengan metode espresso untuk dibuat café-latte ataupun cappuncino.