3 Fakta Unik di Balik Kopi Indonesia yang Perlu Diketahui

Budaya ngopi yang berkembang amat luas di dalam kehidupan sehari-hari orang Indonesia, dan status kopi sebagai salah satu komoditas ekonomi unggulan Indonesia, ternyata menyimpan fakta-fakta unik di baliknya. Apa sajakah itu?

Awalnya, Semua Kopi Indonesia Disebut Java Coffee

Kopi Arabica Indonesia awalnya dikenal sebagai Java Coffee di dunia, sampai-sampai “Java” jadi bahasa slang untuk kopi dalam bahasa Inggris.

Pada masa lalu, komoditas kopi Arabika asal Indonesia di dunia internasional dikenal sebagai "Java Coffee". Tidak peduli apakah kopi itu dihasilkan dari Sumatera ataupun Sulawesi. Setelah kopi Robusta berkembang pesat, perlahan-lahan istilah "Java Coffee" hilang dan digantikan istilah "Kopi Indonesia" yang terbagi antara kopi robusta dan arabika. Lebih jauh lagi, saat ini kopi biasanya disebut bersamaan asal daerahnya, antara lain Kopi Gayo yang berarti kopi dari Gayo (Aceh), Kopi Kintamani dari daerah Kintamani (Bali) dan banyak lagi.

Meski begitu, nama Java Coffee yang legendaris masih bertahan untuk menyebut kopi yang dihasilkan dari berbagai daerah di pulau Jawa, seperti di daerah Bondowoso, Ijen (Malang), dan Pengalengan (Bandung).

Menginspirasi Penciptaan Bahasa Pemrograman Berpengaruh

Sumber gambar:  techaeris.com

Saking legendarisnya Java Coffee di dunia, nama ini menginspirasi James Gosling, seorang ahli komputer saat menciptakan“bahasa pemrograman” komputer. Bahkan nama Java dipilih karena dianggap cocok dengan filosofi paltform ciptaannya tersebut yaitu kepopuleran sekaligus keunggulan. Dan ini berhasil, sejak dirilis pada 23 Mei 1995, Java segera melejit menjadi bahasa pemrograman favorit yang  menghasilkan gelombang baru dalam dunia komputasi. Lihat saja ilustrasi cangkir kopi di logo Java di atas: cangkir kop dengan asap mengepul.

Kopi Mahal Asal Indonesia Ternyata Bukan Hanya Kopi Luwak

Ayi Sutedja, sosok di balik kopi Gunung Puntang menjuarai  ajang internasional.
Sumber gambar: Kompas

Sudah bukan rahasia kalau Kopi Luwak kualitas premium adalah salah satu jenis kopi termahal di dunia. Tapi agaknya daftar kopi termahal dari Indonesia itu harus ditambah lagi deh, Top Lovers. Adalah kopi dari Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, yang berhasil menjadi juara 1 pada ajang Specialty Coffee Association of America di Georgia, Amerika Serikat, dengan harga US$ 55 per kilogram atau setara Rp715 ribu. Kopi ini dianggap terbaik karena penanaman dan pemeliharaannya tanpa menggunakan pupuk kimia.

Pencapaian  kopi Indonesia hingga saat ini tidak datang dengan sendirinya, tapi melewati proses panjang dan penuh perjuangan dari berbagai pihak yang sangat berjasa terhadap perkembangan kopi. Atas jasa mereka kita patut bersyukur, Top Lovers, karena dapat menikmati secangkir kopi nikmat di setiap momen, kapan saja di mana saja. Untuk mengetahui di mana saja penghasil kopi terbaik Indonesia, baca artikel Daerah-Daerah Penghasil Kopi Terbaik Di Indonesia.